Review Film Frozen 2 (2019)
6 tahun yang kemudian, muncullah sebuah film menurut Disney dengan karakter baru yg menyenangkan, sebuah twist berdasarkan cerita klasik Sang Ratu Es. Frozen (2013) yg pastinya merubah semua global menggunakan Elsa, Anna & Let It Go.
>Sukses berat secara komersil dan juga dipuji kritikus, filmnya memenangkan Oscar menjadi Film Animasi Terbaik & Lagu Tema Terbaik di tahun 2014. Disney sadar, kesempatan ini tak boleh mereka lewatkan. Sehingga, tahun ini muncullah Frozen dua (2019).
BACA JUGA
- Review Jurassic World: Fallen Kingdom
- Review Ghost Stories: Film Horor Jenius Buat yang Belum Percaya Hantu!
- Review Film Truth or Dare: Alternatif Terbaik Kalau Enggak Dapat Tiket Avengers
Elsa dan Anna Berpetualangan Bersama

Elsa yg kini menjabat sebagai ratu di Arandelle menikmati tugas sehari-harinya setelah warganya mendapat Elsa menjadi ratu mereka yang memiliki kekuatan khusus.
Sementara itu, Anna masih jatuh cinta kepada Kristoff. Hari-harinya sebagai princess diisi menggunakan keliling kota & bercanda bersama Olaf.
Akhir-akhir ini, Elsa merasa terdapat yang mengganggu dirinya. Ada sebuah panggilan bunyi pada bentuk nada nyanyian yg memanggil Elsa. Anehnya, cuma dia yg sanggup mendengar.
Suatu waktu, ketika Elsa & Anna baru saja terselesaikan bermain bersama Kristoff dan Olaf, Elsa terpanggil pulang oleh suara nyanyian tersebut. Elsa yg penasaran mengikuti datangnya bunyi.
Celakanya, keingintahuan Elsa malah mendatangkan petaka untuk kota Arandalle. Elsa pun wajib memperbaiki kesalahan ini. Kali ini, dibantu Anna & Kristoff yang sayang dengannya. Berhasilkah mereka?
Sekuel yang Solid
Untuk berukuran Disney, Frozen 2 termasuk cukup cepat untuk didapatkan. Beberapa sekuel didapatkan setelah lebih dari 10 tahun. Frozen cukup 6 tahun saja.
Buat yg memang suka banget dengan Elsa dan Anna, memang bakal senang melihat tokoh-tokoh ini muncul lagi di bioskop dan Jaka enggak mampu salahkan itu. Jaka sedih, bahagia, takut waktu menonton film ini. Ceritanya rupawan & solid. Banyak menjawab pertanyaan-pertanyaan yg muncul di film pertamanya.
Tentu saja buat urusan animasi, Disney tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Beberapa adegan yang menampakan pemandangan, terlihat seperti diambil dari film bukan kartun. Ada adegan Elsa menggerai rambutnya (umumnya 'kan dikepang ya) dan rambut Elsa terlihat bagus banget kayak iklan shampoo. Jaka yakin yang cewek-cewek bakal jealous sama kecantikan rambut Elsa.
Satu lagi, siap-siap untuk mendengar lagu lanjutan Let It Go. yg judulnya Into the Unknown. Jaka sih prefer lagu ini daripada Let It Go. Lebih seru, lebih lezat . Pengisi bunyi Elsa, Idina Menzel sahih-benar menunjukkan kualitas bernyanyinya di lagu ini.
Ada lagi lagu yang dari Jaka enak merupakan lagunya Kristoff, Lost In The Wood dan lagunya Olaf, When I am Older. Sisanya ? Ya lumayan deh walaupun enggak terlalu ngena pada hati Jaka.
Akhir Kata

Jaka sih senang ya. Malah berdasarkan Jaka, lebih seru berdasarkan film pertamanya yang masih ceria. Sekuelnya rada gelap dan kelam dan lebih petualangan.
Stand by sampai akhir-akhir-akhir film ini karena terdapat adegan lucu banget pada akhir film.
Filmnya akan rilis tanggal 20 November 2019 di Indonesia. Jaka jua tau beberapa bioskop telah membuat pemesanan tiket pada muka. Sabar aja, film kayak gini bakal ada bioskop lama banget kok. Dan yg niscaya, aman untuk seluruh umur.
Untuk yang bertanya-tanya banget, Jaka sertakan trailernya pada bawah ini!
Comments
Post a Comment