7 Sekuel Film dengan Jeda Rilis yang Terlalu Lama No. 6 Nunggu Setengah Abad!
Beruntunglah kalian buat fans film Marvel lantaran kalian jarang harus menunggu lama buat menonton sekuel film selera kalian.
>Paling parah, kalian hanya diharuskan menunggu 4 tahun untuk sekuelnya, misalnya Thor: Ragnarok yg tiba 4 tahun selesainya Thor: The Dark World.
Tapi banyak loh film yg harus menunggu lebih menurut satu dekade buat menerima sekuel, bahkan ada yg sampai berpuluh-puluh tahun.
DAFTAR ISI
- Film Sekuel yang Datangnya Kelamaan
- Wall Street: Money Never Sleeps (23 tahun)
- Mad Max: Fury Road (30 tahun)
- Star Wars: Episode VII - The Force Awakens (32 tahun)
- Blade Runner 2047 (35 tahun)
- Doctor Sleep (39 tahun)
- Mary Poppins Returns (54 tahun)
- Bambi II (64 tahun)
7 Film Sekuel yang Datangnya Kelamaan
Di tahun ini kita baru saja kedatangan Zombieland: Double Tap, sekuel dari film Zombieland yg keluar pada tahun 2009.
Satu dekade telah kerasa usang banget, geng, di global film yg sekarang dipenuhi sang film superhero Marvel akan tetapi itu masih terbilang singkat dibandingkan sekuel beberapa film lain.
Nah, di kesempatan ini Jaka mau membahas 7 film sekuel yg datangnya kelamaan selain Zombieland: Double Tap. 10 tahun itu bukan apa-apa dibandingkan film yg ada di sini.
1. Wall Street: Money Never Sleeps (23 tahun)

Money Never Sleeps yang dirilis pada tahun 2010 merupakan sekuel berdasarkan film Wall Street yg pertama kali dirilis di tahun 1987.
Aktor Michael Douglas yg menang Piala Oscar buat perannya di film Wall Street kembali lagi pada Money Never Sleeps.
Film ini bercerita Gordon Gekko (Michael Douglas), seseorang mantan pemain saham pada Wall Street yg berperan sebagai mentor bagi pacar anaknya Jacob (Shia LaBeouf).
Meskipun mempunyai kepribadian amoral, karakter Gordon Gekko sendiri tak jarang diklaim menjadi asal ilham bagi pemain saham pada kehidupan nyata.
2. Mad Max: Fury Road (30 tahun)

Setelah menerima sukses akbar berkat trilogi film Mad Max yg terakhir rilis di tahun 1985, pengarah adegan George Miller akhirnya balik dengan Fury Road yang dirilis di tahun 2015.
Sebenarnya, sih, Fury Road itu bukan merupakan sekuel sepenuhnya lantaran memang seluruh film pada seri Mad Max itu berdiri sendiri & Mel Gibson jua tidak timbul pada sini.
Film post-apocalyptic ini berfokus pada Furiosa (Charlize Theron), seorang perempuan yg berusaha melawan seorang diktator menggunakan bantuan Max (Tom Hardy).
Meskipun begitu, film ini masih memiliki tampilan yg sangat mirip & jua ditulis & disutradarai oleh orang yg sama, makanya Jaka permanen masukkan pada sini.
3. Star Wars: Episode VII - The Force Awakens (32 tahun)
Trilogi film Star Wars yang keluar berdasarkan tahun 1977 hingga 1983 pernah menerima tiga film prekuel pada tahun 1999 hingga tahun 2005.
Tapi, sekuel resminya yaitu The Force Awakens baru keluar di tahun 2015 yg melanjutkan kisah Luke (Mark Hamill), Leia (Carrie Fisher), & Han Solo (Harrison Ford).
Di film ini, cerita berfokus pada petualangan Han Solo pada mencari anak pasangan Han dan Leia, Kylo Ren (Adam Driver) yg berubah jahat dibantu dengan beberapa karakter baru.
The Force Awakens sendiri akhirnya menerima dua sekuel yg menciptakan trilogi sendiri yaitu The Last Jedi di tahun 2017 & The Rise of Skywalker yang akan dirilis akhir tahun ini.
4. Blade Runner 2047 (35 tahun)

Aktor Harrison Ford muncul lagi di daftar ini lewat kiprahnya pada Blade Runner yg dirilis pada tahun 1982 & sekuelnya, Blade Runner 2047 yang dirilis di tahun 2017.
Awalnya, pengarah adegan Blade Runner, Ridley Scott dikabarkan akan menyutradarai film ini jua tapi akhirnya digantikan sang Denis Villeneuve.
Film ini serius pada K (Ryan Gosling), seseorang insan protesis yang dijuluki Replicant yg bertugas memburu Replicant lainnya yang membelot.
Dalam investigasinya, beliau akhirnya bertemu dengan Ryan Deckard (Harrison Ford) yg dulu pula memiliki pekerjaan sama dengan K sebelum akhirnya memihak pada Replicant.
5. Doctor Sleep (39 tahun)

Setelah kesuksesan film It adaptasi novel Stephen King, Hollywood memutuskan buat merilis adaptasi novel King lainnya, Doctor Sleep, pada tahun 2019, geng.
Doctor Sleep sendiri adalah sekuel berdasarkan novel King lainnya, The Shining, yang pernah diadaptasi oleh sutradara Stanley Kubrick pada tahun 1977.
Di film ini, kita bertemu balik dengan Dan Torrance (Ewan McGregor) yg kini telah menjadi dewasa dalam perjuangannya melawan pasukan vampir True Knot.
Berbeda menggunakan film The Shining yang adalah murni film horor, Doctor Sleep memasukkan elemen superhero di sini melalui kemampuan supranatural yg dimiliki Dan.
6. Mary Poppins Returns (54 tahun)

Kalian kebayang nggak, menunggu setengah abad hanya buat sebuah sekuel? Itulah yang dirasakan oleh fans film musikal ikonik dari Disney ini.
Film Mary Poppins Returns pulang pada tahun 2018 yang melanjutkan cerita berdasarkan film Mary Poppins yang dirilis di tahun 1954.
Di film ini, pengasuh ajaib Mary Poppins (Emily Blunt) kembali buat membantu anak-anak keluarga Banks menurut film pendahulunya yg kini sudah dewasa.
Meskipun dipisahkan sang 50 tahun, ke 2 film ini memiliki gaya musik dan visual yang nggak berbeda jauh meskipun hanya aktor Dick Van Dyke yg timbul pada kedua film tersebut.
7. Bambi II (64 tahun)
Kisah rusa yang satu ini memang tidak seikonik kisah Disney Princess klasik akan tetapi adegan kematian mak Bambi acapkali dianggap menjadi salah satu adegan tersedih di sejarah film, geng.
Di tahun 2006, Disney akhirnya pulang mengangkat kisah Bambi pada film Bambi II, 64 tahun setelah film Bambi pertama dirilis di tahun 1942.
Film ini lebih sempurna diklaim menjadi midquel karena menceritakan proses pendewasaan Bambi yang terjadi di tengah-tengah film pertama.
Sayangnya, Disney sepertinya kurang percaya menggunakan kualitas film ini jadi di Amerika, film ini tidak dirilis di bioskop & hanya tersedia dalam format DVD saja.
Akhir Kata
Itulah, geng, daftar 7 film sekuel yg datangnya kelamaan. Meskipun rambut aktornya sudah berubah menjadi putih, itu nggak sebagai halangan untuk beberapa film di sini.
Memang nggak semuanya berakhir sukses akan tetapi dari Jaka, film di atas tetap patut dipuji atas komitmen mereka.
Apakah dari kalian film di atas berhasil mempertahankan reputasi pendahulunya? Share pada kolom komentar ya, geng!
Comments
Post a Comment