7 Game Berkualitas yang Dibuat oleh Satu Orang Saja No. 3 Semua Orang Main!
Setiap kita berhasil menamatkan suatu game, kita pasti dijamu sang sederetan nama yang berpartisipasi dalam pembuatan game tadi pada segmen credits.
Sama seperti di film, segmen credits ini niscaya dipenuhi oleh berpuluh-puluh nama yg tidak sinkron karena memang film & video game itu merupakan produk yang sangat kompleks.
Tapi kalian pernah nggak, geng, masuk ke segmen credits hanya buat melihat satu nama yg timbul berulang-ulang kali?
DAFTAR ISI
- Game Berkualitas yang Dibuat Oleh Satu Orang
- Braid (2008)
- RollerCoaster Tycoon (1999)
- Tetris (1984)
- Papers, Please (2013)
- Dust: An Elysian Tail (2012)
- Minecraft (2011)
- Stardew Valley (2016)
7 Game Berkualitas yang Dibuat Oleh Satu Orang
Dengan canggihnya aplikasi produsen game jaman kini , semua orang jua mampu membuat game sendiri menggunakan niat yang komitmen yang relatif, geng.
Di platform Steam sendiri, banyak game yg dibuat menggunakan acara RPG Maker akan tetapi sayangnya poly game tersebut yg kualitasnya patut dipertanyakan.
Tapi nggak sedikit pula yang banyak menuai kebanggaan dan di sini Jaka akan membahas 7 game berkualitas yang dibuat sang satu orang.
1. Braid (2008)

Game side-scrolling platformer protesis desainer game Jonathan Blow ini adalah game yg dianggap menjadi memulai demam isu karya independen di global video game.
Di Braid engkau berperan sebagai Tim, seorang yang mempunyai kemampuan manipulasi saat pada petualangannya mencari seorang putri.
Saat pertama kali dirilis pada 2008, game ini menerima kebanggaan lantaran konsep manipulasi saat yg unik & cerita yg penuh dengan metafora dan elemen ambigu.
Sampai kini pun, Blow nggak pernah membicarakan arti berdasarkan cerita Braid dan banyak banget teori yg berkembang tentang inti menurut cerita Braid.
dua. RollerCoaster Tycoon (1999)

Memang agak sulit dianggap kalau game simulasi yg sangat kompleks ini dibentuk sang satu orang akan tetapi itulah kenyataanya, geng!
Di RollerCoaster Tycoon (RCT), kamu bertugas buat mengelola sebuah taman bermain atau membuat taman bermain sendiri menggunakan kapital terbatas.
Setelah sukses dengan game simulasi Transport Tycoon, desainer Chris Sawyer memutuskan buat berubah haluan & membuat game ini.
RCT akhirnya sukses akbar dan Sawyer dikabarkan berhasil menjadikan laba sebanyak 30 juta dolar atau lebih kurang Rp420 miliar.
3. Tetris (1984)
Game berkualitas nggak harus heboh, geng, & hal itu mampu dicermati menurut Tetris, game puzzle mudah yang hingga sekarang masih populer.
Desainer game Alexey Pajitnov menciptakan game ini di saat kosong waktu beliau masih bekerja buat Dorodnitsyn Computing Centre pada Rusia.
Meskipun mempunyai konsep yang sangat simpel dan tidak memiliki jalan cerita sama sekali, game ini masih diklaim menjadi keliru satu game terbaik sepanjang masa.
Uniknya, game ini juga merupakan game buatan Rusia pertama yang diekspor ke Amerika Serikat pada ketika ketika kedua negara tersebut masih terlibat pada perang dingin.
4. Papers, Please (2013)

Meskipun mengusung grafis yang terlihat jadul, game puzzle Papers, Please dari desainer Lucas Pope ini berhasil sukses besar ketika pertama kali dirilis.
Di game ini engkau berperan menjadi petugas imigrasi di sebuah negara totalitarian Arstotzka yg harus mencegah imigran gelap yg berusaha menyusup di negara tadi.
Masalahnya, terdapat beberapa imigran gelap yg mempunyai perkara mereka sendiri & kamu harus menetapkan buat membantu mereka dengan resiko pengurangan gaji atau menolak mereka.
Sebagai orang berkebangsaan Amerika yang tinggal pada Jepang, Pope mempunyai poly pengalaman dengan imigrasi yang sebagai inspirasi berdasarkan game ini.
lima. Dust: An Elysian Tail (2012)

Hal pertama menurut Dust: An Elysian Tail yang akan menarik perhatian kalian adalah desain visualnya yang sangat memanjakan mata.
Di game side-scrolling action RPG ini engkau akan berperan menjadi Dust pada perjalanannya pada Falana buat mencari ingatannya yg hilang.
Desainer Dean Dodrill adalah sebuah ilustrator profesional yg tentunya menjadi alasan mengapa elemen visual menjadi titik jual primer pada game ini.
Selain itu, Dodrill pula merupakan keturunan Korea & dia memasukkan beberapa budaya Korea ke game ini seperti alfabet Hangul yg ada di logo game ini.
6. Minecraft (2011)

Selain sebagai keliru satu game tersukses di sejarah video game, Minecraft jua unik lantaran dalam awalnya dibuat sepenuhnya oleh desainer game Markus 'Notch' Persson.
Game sandbox tiga dimensi ini tidak memiliki tujuan yang spesifik akan tetapi menaruh kebebasan pada pemain buat melakukan apapun yang mereka inginkan.
Minecraft memang sangat mengutamakan kreatifitas dari pemain dan sudah banyak banget bangunan unik yg berhasil dibuat oleh pemain di pada Minecraft.
Notch sendiri telah nir terlibat menggunakan Minecraft setelah menjual perusahaannya, Mojang, kepada Microsoft seharga 2.Lima milyar dolar atau sekitar Rp35 triliun.
7. Stardew Valley (2016)
Game ringan yg mengusung aliran sama menggunakan seri Harvest Moon ini berhasil mendapatkan sukses besar ketika pertama kali dirilis di tahun 2016.
Di Stardew Valley, kamu berperan sebagai petani yang mengelola huma pertanian pemberian mendiang kakeknya pada sebuah kota mini bernama Pelican Town.
Seperti Harvest Moon, game ini bersifat open-ended pada mana engkau nir memiliki tujuan akhir spesifik dan sanggup bebas bermain sampai kamu bosan.
Desainer Eric Barone awalnya membuat game ini untuk mendalami keahliannya pada Ilmu Komputer akan tetapi akhirnya proyek ini berkembang sebagai game yg akhirnya menuai sukses akbar.
Akhir Kata
Nah, itulah daftar 7 game berkualitas yang dibentuk oleh satu orang berdasarkan Jaka, geng! Lantaran dibuat sendiri, tentunya game di atas nggak memiliki skala dan nilai produksi misalnya game AAA.
Tapi uang bukan penanda kualitas & game pada atas tetap berhasil karena memiliki gameplay yg unik dan elemen-elemen berkualitas lainnya.
Apakah kalian pernah memainkan game di atas? Bagaimana kualitas game di atas dibandingkan game AAA? Share di kolom komentar ya!
Comments
Post a Comment