7 Alasan Kenapa Semua Film Marvel Gak Worth It Untuk Ditonton Film Bocah?
Setelah fase tiga ditutup dengan film Spider-Man: Far From Home, terdapat jeda yang cukup panjang buat mulai masuk ke fase empat.
Bagi para fans, panjangnya penantian membuat mereka merasa tak sabar buat segera menyaksikan aksi para superhero favoritnya.
Tapi enggak seluruh orang suka menggunakan film-film Marvel, loh. Bagi mereka, terdapat poly alasan mengapa film-film Marvel enggak worth it buat ditonton!
> DAFTAR ISI
- Alasan Film Marvel Enggak Worth It Ditonton
- Butuh Alokasi Waktu yang Banyak
- Membosankan & Repetitif
- Adegan Action dan CGI yg Buruk
- Banyak yg Beda dengan Versi Komik
- Penuh menggunakan Hal Klise
- Penjahat yg Buruk
- Selalu Akan Ada Film Marvel Terbaru
Alasan Film Marvel Enggak Worth It Ditonton
Keberhasilan film Avengers: Endgame menjadi film dengan pemasukan terbanyak sepanjang masa menjadi bukti bahwa waralaba ini sukses akbar.
Walaupun begitu, poly yang skeptis dengan Marvel sampai menyebut bahwa apa yg mereka pikirkan merupakan bagaimana menerima uang sebanyak-banyaknya.
Jika diakumulasi, Marvel telah mengumpulkan miliaran dolar Amerika menurut seluruh film-filmnya. Hal ini menciptakan mereka sebagai waralaba film paling sukses sepanjang masa.
Artinya, mereka akan terus-menerus membuat film superhero agar pundi-pundi kekayaan mereka semakin bertambah.
Tidak hanya itu, mereka jua mempunyai segudang alasan buat nir menonton film Marvel. Apa saja?
1. Butuh Alokasi Waktu yg Banyak
Sumber foto: MediumKalau kamu termasuk orang yg belum pernah mengikuti Marvel Cinematic Universe, kamu wajib mengalokasikan ketika yg ekstra.
Bagaimana nir, engkau harus menonton sebesar 23 film, mulai dari Iron Man hingga Spider-Man: Far From Home.
Kamu nir sanggup nir menonton galat satu film tersebut lantaran seluruh film saling mempunyai keterkaitan. Kalau hingga kelewatan, dijamin engkau bakalan bingung, geng.
Belum lagi kamu wajib hafal siapa ini siapa itu supaya mampu sahih-benar memahami holistik isi cerita.
dua. Membosankan & Repetitif
Sumber foto: Comic BookBanyaknya film Marvel pula menyebabkan kebosanan sendiri pada penonton. Alur ceritanya jadi mudah ditebak lantaran penonton telah hafal pola Marvel.
Mungkin, hanya fans setia saja yg betah menonton semua film Marvel tanpa tertinggal satu pun.
Hal ini jua ditunjukkan juga menurut segi humornya yg seolah selalu memakai formula yang sama. Banyak adegan penting yang menyelipkan adegan humor kurang krusial.
3. Adegan Action dan CGI yg Buruk
Sumber foto: Syfy WireWajar apabila film superhero memiliki poly adegan action. Hanya saja, flim-film Marvel terlihat bermain aman hingga tidak poly memunculkan adegan berdarah yg sadis.
Adegan action di film Captain Marvel terasa kurang & membosankan. Kita lebih poly melihat oleh tokoh primer menerjang versus menggunakan tubuhnya.
Tidak hanya itu, CGI yang dipakai pada beberapa film Marvel juga terlihat buruk. Sebut saja Thor: Ragnarok yang mempunyai banyak dampak CGI kasar.
4. Banyak yg Beda dengan Versi Komik
Sumber foto: Comic BookSebagaimana film superhero pada umumnya, film-film Marvel juga diangkat menurut komik. Hanya saja, banyak sekali adaptasinya yg melenceng berdasarkan versi komiknya.
Sebut saja karakter Ancient One yang di film digambarkan sebagai seseorang wanita dan dari berdasarkan kaum kulit mulus. Padahal, pada komik karakter tadi adalah pria menurut dataran China.
Selain itu pada film Captain America: Civil War, seharusnya karakter Captain America tewas pada film tersebut.
lima. Penuh menggunakan Hal Klise
Sumber foto: Daily ExpressDari seluruh film Marvel, mungkin hanya Avengers: Infinity Wars yang berakhir dengan kemenangan di pihak villain. Itupun berubah sesudah sekuelnya.
Kemenangan mudah para superhero ini hanya sebagai salah satu conotoh betapa film-film Marvel penuh dengan hal klise.
Jalan ceritanya pun cenderung gampang ditebak. Tidak poly plot twist mengejutkan yg bisa kita temukan pada film-film Marvel.
6. Penjahat yg Buruk
Sumber foto: PinterestSelain Thanos dan Loki, coba sebutkan penjahat terbaik pada semua film Marvel. Jaka yakin kamu akan kesulitan mencarinya.
Banyak villain di MCU yang dieksekusi menggunakan jelek. Motivasi mereka lemah, hanya bertahan pada satu film, dan selalu berakhir menggunakan kekalahan.
Bandingkan dengan karakter Joker di film The Dark Knight yang dikembangkan berdasarkan awal cerita menggunakan epic. Jaka rasa nir terdapat villain pada MCU yang sanggup berada pada level Joker versi Heath Ledger ini.
7. Selalu Akan Ada Film Marvel Terbaru
Sumber foto: InverseDulu waktu kita nonton film superhero, kita akan melihat film superhero berakhir setelah beberapa judul.
Biasanya hanya memiliki 3 film misalnya Spider-Man versi Sam Raimi atau Batman versi Christopher Nolan.
Dengan kehadiran Marvel Cinematic Universe, kita seolah terjebak pada sebuah jaringan film yg tak berujung & terlihat tidak akan pernah berakhir.
apabila kita sudah terjebak ke dalamnya, akan sangat susah buat keluar. Apalagi, Marvel termasuk gila-gilaan dalam mempromosikan filmnya.
Akhir Kata
Itulah beberapa alasan mengapa film-film Marvel enggak worth it untuk ditonton. Jika diresapi baik-baik, poin-poin pada atas memang terdapat benarnya.
Kalau menurutmu gimana nih, geng? Apakah memang film-film Marvel seperti itu? Tulis pada kolom komentar, ya!
Comments
Post a Comment