7 Film yang Memiliki Ending Cerita Menggantung Bikin Kesel!
Nggak memiliki kejelasan itu sulit, geng. Entah itu pada hubungan percintaan atau wawancara kerja, kita seluruh niscaya ingin adanya kejelasan.
Sayangnya, hidup itu penuh dengan ambiguitas dan poly banget hal pada dunia ini yang membuat kita mempertanyakan semuanya, termasuk di dunia film.
Ending film itu seharusnya bersifat menjadi penutup tapi nggak jarang sineas film yang sengaja menggunakan akhir yang menggantung pada film mereka.
DAFTAR ISI
- Film yg Memiliki Ending Sangat Menggantung
- The Italian Job (1969)
- Star Wars: The Empire Strikes Back (1980)
- American Pscyho (2000)
- Kill Bill: Volume 1 (2003)
- Lost In Translation (2003)
- Before Sunset (2004)
- Inception (2010)
7 Film yang Memiliki Ending Sangat Menggantung
Di global film, jenis ending seperti ini dianggap menggunakan kata cliffhanger & seringkali banget dipakai buat menciptakan penonton tertarik menggunakan sekuel film.
Praktek adegan post-credits yang seringkali digunakann di film MCU bisa dibilang adalah keliru satu bentuk dari cliffhanger, geng.
Nah, di kesempatan ini Jaka mau share 7 film yang memiliki ending sangat menggantung dan berhasil menciptakan penonton bertanya-tanya.
1. The Italian Job (1969)

Buat kalian yg senang kendaraan beroda empat, niscaya familiar dengan film The Italian Job yang mempunyai adegan kejar-kejaran ciamik menggunakan mobil Mini Cooper klasik.
Seperti judulnya, film ini bercerita tentang sekelompok kriminal yang dipimpin oleh Charlie (Michael Caine) & misi mereka buat mencuri emas pada kota Turin, Italia.
Di akhir film, bis yg dipakai buat mengangkut emas mengalami kecelakaan di Pegunungan Alpen dan terperangkap pada ujung tebing yg merujuk ke istilah cliffhanger itu sendiri.
Film ini sekarang dianggap sebagai film Inggris ikonik dan ending tersebut masih poly dibicarakan & film ini jua diremake oleh Hollywood pada tahun 2003.
2. Star Wars: The Empire Strikes Back (1980)

Episode V menurut saga Star Wars seringkali diklaim menjadi film Star Wars terbaik lantaran memiliki cerita yang kelam dan dewasa dan ending yang sangat menggantung.
Berbeda menggunakan pendahulunya, A New Hope yg berakhir positif, Empire Strikes Back berakhir menggunakan Han (Harrison Ford) yang ditangkap oleh Empire.
Selain itu, masih ada jua plot twist di mana galat satu petinggi pada Empire, Darth Vader (James Earl Jones) adalah ayah menurut Luke (Mark Hamill).
Memang kini kita telah memahami akhir menurut cerita ini, akan tetapi bagi kalian yg menonton film ini sebelum zaman internet, niscaya tercengang menggunakan ending Empire Strikes Back.
3. American Pscyho (2000)
Film adaptasi novel yang berjudul sama ini berhasil mengharumkan nama aktor Christian Bale saat pertama kali dirilis akan tetapi jua mengundang kritik lantaran level kekerasan yang ditunjukkan.
American Psycho bercerita tentang Patrick Bateman (Christian Bale), seseorang psikopat yang menghabiskan sepanjang film membunuh beberapa orang.
Tapi, pada ujung film, tubuh korban Bateman tiba-tiba menghilang, geng, yg mengakibatkan kemungkinan kalau adegan kekerasan yg terdapat di film hanya sekadar imajinasi Bateman.
Penulis Bret Easton Ellis memang ingin mengakibatkan kesan ambigu pada novel karyanya yg sukses diterjemahkan pada titik puncak film yg sangat menggantung.
4. Kill Bill: Volume 1 (2003)

Dari semua film Quentin Tarantinto, duologi film Kill Bill sanggup dibilang sebagai film Tarantino yang paling memanjakan mata penonton.
Kill Bill: Volume 1 menceritakan kisah perjalanan balas dendam The Bride (Uma Thurman) pada pasukan Deadly Viper yg mencoba membunuh beliau ketika masih hamil 4 tahun lalu.
Film ini berakhir selesainya The Bride berhasil membunuh dua anggota Deadly Viper tapi sebelum itu, dianggap bila anaknya selamat dan kini berada pada tangan pemimpin Deadly Viper.
Awalnya, Tarantino berencana merilis Kill Bill menjadi 1 film saja akan tetapi ending cliffhanger ini justru berhasil menciptakan penonton tertarik menggunakan Kill Bill: Volume 2.
5. Lost In Translation (2003)

Meskipun memiliki budget sederhana, film Lost In Translation dari Sofia Coppola berhasil meraup laba akbar, geng.
Film ini menceritakan kisah Bob (Bill Murray) & Charlotte (Scarlett Johansson), 2 turis yg menjalin hubungan platonis selama masa mereka di Tokyo.
Sayangnya, interaksi mereka berakhir ketika Bob wajib pergi ke Amerika, akan tetapi sebelum berpisah, Bob membisikkan sesuatu ke Charlotte di keliru satu ending paling ikonik di sejarah film.
Menariknya, ucapan perpisahan tadi tidak ada pada naskah, geng, dan sampai kini , hanya Murray yg Johansson yg mengetahui isi berdasarkan kalimat tadi.
6. Before Sunset (2004)

Film ke 2 menurut trilogi Before ini tidak mengecewakan unik karena holistik film ini hanya terdiri menurut interaksi antara 2 karakter primer.
9 tahun sesudah pertemuan mereka di film Before Sunrise, Jesse (Ethan Hawke) & Celine (Julie Delpy) bertemu balik di Vienna.
Lambat laun, perasaan yang dimiliki pasangan ini ada kembali dan film ini berakhir sebelum Jesse mampu memutuskan buat terus beserta dengan Celine atau balik ke keluarganya.
Meskipun ambiguitas ending film ini hilang berkat sekuel Before Midnight, Before Sunrise masih disebut sebagai keliru satu film dengan ending terbaik di sejarah film.
7. Inception (2010)
Film menurut sutradara ternama Christopher Nolan ini terkenal sebagai keliru satu film sci-fi terbaik lantaran jalan cerita yang rumit jadi nggak mengherankan jikalau endingnya jua menggantung.
Inception bercerita mengenai Cobb (Leonardo DiCaprio), seorang pencuri yg bekerja dengan merogoh fakta melalui dunia mimpi.
Di film ini, batasan antara dunia konkret & mimpi relatif kabur & Cobb umumnya menggunakan sebuah Totem buat menentukan dunia mana yang waktu ini ditempati.
Tapi, Nolan buat mengakhiri film ini tanpa menaruh jawaban yang kentara, geng, dan sampai sekarang sudah poly banget teori yang mencoba mengungkapkan ending Inception.
Akhir Kata
Nah, demikianlah daftar 7 film yang memiliki ending sangat menggantung dari Jaka, geng. Meskipun mempunyai ending menggantung, semua film di atas tetap masuk kategori harus nonton, kok.
Bahkan berdasarkan Jaka ending cliffhanger pada film pada atas justru menciptakan filmnya menjadi lebih menarik, yg membuktikan bila kurangnya kejelasan itu bisa menjadi hal baik.
Bagaimana pendapat kalian mengenai ending yg menggantung? Apakah kalian masih lebih menentukan ending yang kentara? Share pada kolom komentar ya!
Comments
Post a Comment