7 Game Plagiat yang Lebih Sukses dari Versi Aslinya Memangnya Gak Malu?

Meskipun meniru game lain secara terang-terangan, ke 7 game plagiat ini malah jadi lebih sukses dibanding game aslinya. Adakah game favoritmu, geng?

Menciptakan sebuah video game tentu merupakan suatu proses yang sangat sulit. Nggak hanya jago programming saja, kamu pula harus mencari pandangan baru unik agar game buatanmu beda dari yang lain.

Salah satu caranya adalah dengan mencari inspirasi dari game-game lain yg sudah terdapat. Namun, game baru tadi nggak boleh meniru game lain habis-habisan.

Tentu saja, semakin sukses sebuah game, semakin acapkali jua game tersebut jadi inspirasi buat game lain. Nggak jarang, game keren tadi malah diplagiat, geng.

DAFTAR ISI

  • Game Plagiat yang Lebih Sukses menurut Versi Aslinya
    • Guitar Hero (GuitarFreaks)
    • Crash Team Racing (Mario Kart)
    • Fortnite (PlayerUnknown's Battlegrounds)
    • Mobile Legends (League of Legends)
    • Candy Crush (Bejeweled)
    • Forza (Gran Turismo)
    • Castlevania: Symphony of The Night

7 Game Plagiat yang Lebih Sukses dari Versi Aslinya

Meskipun plagiat alias meniru ide orang lain adalah hal yg nggak etis & salah , tetapi praktik ini sering banget dilakukan pada industri game dan kreatif, lho.

Malahan, ada jua beberapa game plagiat yg malah lebih laku dibanding versi orisinalnya. Pasti kamu bertanya-tanya, kan? Yuk, simak artikel berikut!

1. Guitar Hero (GuitarFreaks)

1 687de

Guitar Hero adalah salah satu game paling ikonik yang dirilis pertama kali buat platform PS2 tahun 2005. Game simulasi ini bikin kamu berasa jago main gitar.

Cukup memencet tombol-tombol eksklusif, melodi dari instrumen gitar bakal mengalun seakan-akan engkau yang memainkan instrumen tersebut.

Saking suksesnya game ini, nggak terdapat yang memahami jika ternyata Guitar Hero adalah plagiat dari game Konami tahun 1999 yang berjudul GuitarFreaks.

2. Crash Team Racing (Mario Kart)

2 Fd1fa

Kalau tadi kita sudah mengungkapkan game PS2, sekarang saatnya kita beralih ke game PS1 legendaris, yakni Crash Team Racing atau CTR.

Berbeda menggunakan game balapan lainnya, engkau mampu mengumpulkan item-item yg membantumu buat memenangkan balapan, misalnya roket dan lain-lain.

Game ini sukses banget bahkan sampai mengalahkan kepopuleran game Nintendo yg telah terlebih dahulu rilis, yaitu Mario Kart.

Bisa dibilang ini merupakan persaingan Nintendo vs Sony nih! Wah, kira-kira Sony bayar royalti nggak, ya?

3. Fortnite (PlayerUnknown's Battlegrounds)

3 739fa

Perdebatan mengenai 2 game battle royale terbesar di dunia antara Fortnite dan PlayerUnknown's Battlegrounds telah berlangsung sejak usang.

Meskipun timbul duluan, kepopuleran PUBG hanya sebatas di benua Asia saja. Fortnite yg meniru dan memodifikasi PUBG, justru malah lebih sukses di seluruh global.

Nggak tanggung-tanggung, kejuaraan eSports Fortnite pun sebagai galat satu kompetisi eSports terbesar menggunakan jumlah penonton yg nggak kalah sama Dota dua.

4. Mobile Legends (League of Legends)

4 9dbcf

Beberapa tahun yang kemudian, sempat ada isu jika Mobile Legends bakal ditutup secara paksa. Alasannya adalah karena game ini dilaporkan ke pengadilan atas perkara plagiarisme.

Riot Games nggak terima jikalau game MOBA buatan mereka, League of Legends, ditiru habis-habisan sang Mobile Legends. Apalagi, Mobile Legends waktu itu sanggup mencapai kesuksesan dalam waktu yg singkat.

Tencent, induk Riot Games pun ikut turun tangan pada hal ini. Alhasil, Moonton selaku developer Mobile Legends wajib membayar hukuman sebanyak US$ 2,9 juta pada Riot Games.

5. Candy Crush (Bejeweled)

5 696c6

Ada poly banget game puzzle mencocokkan gambar pada luar sana. Tetapi, banyak fans genre ini yg menganggap bahwa Bejeweled adalah yang pertama.

Game mencocokkan batu mulia ini sayangnya sudah turun berdasarkan takhta dan digantikan oleh game mencocokkan permen, yakni Candy Crush.

Candy Crush mempunyai gameplay yang benar-sahih meng-copy milik Bejeweled. Namun, game ini kini malah jauh lebih sukses dibanding game aslinya.

6. Forza (Gran Turismo)

6 2332f

Kalau kamu mulai bermain game pada konsol PS1, pasti engkau telah nggak asing dengan game balap mobil realistis, Gran Turismo.

Ketika Gran Turismo hadir di tahun'90-an, game ini pribadi sebagai primadona aliran balap. Nggak terdapat game lain yg sanggup menyaingi game ini.

Tetapi, penguasaan tadi dipatahkan sang Forza series yg mulai hadir pada pertengahan 2000-an. Bahkan, kini reputasi Forza melambung lebih tinggi dibandingkan Gran Turismo.

7. Castlevania: Symphony of The Night

1 756dd

Addakah dari kamu yang pernah memainkan game Castlevania: Symphony of The Night? Kalau pernah, mungkin kamu akan merasa jika game ini seperti baget menggunakan game Super Metroid.

Wajar saja, soalnya ke 2 game ini mempunyai mekanisme senjata, map, serta gameplay yg lebih kurang sama, geng.

Meskipun begitu, Castlevania justru dianggap lebih sukses lantaran mampu mendefinisikan aliran serta sebagai inspirasi bagi banyak game lainnya.

Akhir Kata

Demikian artikel Jaka mengenai 7 game plagiat yang malah lebih sukses dibandingkan game aslinya. Meskipun sukses, kelakuan game-game tadi nggak patut ditiru ya, geng.

Kalau kamu punya saran atau pendapat, jangan sungkan untuk meninggalkan komentar pada artikel ini. Sampai jumpa lagi di artikel menarik Jaka selanjutnya!

Comments

Popular posts from this blog

7 Kartu Pokemon yang Paling Overpowered Menang Dalam Sekejap!

7 Karakter Cowok Anime yang Dicintai Banyak Wanita Harem Tingkat Dewa!

7 Desain Ulang Kostum Superhero yang Paling Ikonik Hulk Dulunya Warna Abu-Abu!