7 Film Keluaran Tahun 2019 Paling Kontroversial No. 6 Nyaris Gak Tayang!
Ada banyak indikator yang mampu digunakan sang penonton buat mengukur seberapa cantik kualitas sebuah film. Makanya, nggak heran jika pendapat orang soal film berbeda-beda.
Di satu sisi, terdapat film yang benar-benar disukai seluruh penonton dan kritikus. Ada pula film yang sering memicu perdebatan dan memecah belah penonton sebagai 2 kubu.
Meskipun memicu perdebatan, namun bukan berarti film tadi tidak baik banget. Kalau film jelek, sih, nggak perlu didebatin juga semua orang sudah benci sama film tersebut.
7 Film Rilisan Tahun 2019 yang Kontroversial
Dalam artikel ini, Jaka akan coba membahas mengenai film-film rilisan tahun 2019 yg disukai sekaligus dibenci banyak orang.
Seperti yang Jaka bilang tadi, evaluasi seluruh orang terhadap film bhineka, geng. Makanya jangan heran jikalau ke 7 film ini jadi bahan debat para penikmat film.
1. Ad Astra

Ad Astra adalah sebuah film sci-fi yang ber-setting pada luar angkasa. Dibintangi oleh Brad Pitt, tentunya film ini dilirik banyak orang.
Memakan budget sampai US$ 100 juta, film ini bercerita mengenai misi penyelamatan seseorang astronot yang ayahnya menghilang waktu bertugas di luar angkasa bertahun-tahun yang lalu.
Banyak yang kecewa karena film ini memiliki alur lambat & filosofis banget. Namun, banyak jua penonton kasual yg menyukai film ini, geng.
dua. Once Upon A Time in Hollywood
Once Upon A Time in Hollywood adalah film terbaru menurut pengarah adegan Quentin Tarantino. Film ini dibintangi sang poly aktor terkenal misalnya Brad Pitt, Leonardo DiCaprio, & Margot Robbie.
Berlatar di era keemasan Hollywood tahun '60-an, film ini mengadaptasi poly banget pop culture pada dalamnya, spesial film Tarantino.
Meskipun dipuji kritikus, film ini dikritik sang penikmat film. Mulai dari plot cerita yg lamban, kurangnya pendalaman karakter Sharon Tate, hingga style film yang nggak Tarantino banget.
3. Joker

Joker versi Joaquin Phoenix adalah film yg kontroversial dan paling banyak diperdebatkan di tahun 2019. Film yg menceritakan masa kemudian Joker yg kelam ini dievaluasi bisa memicu berita sosial.
Mengangkat tema kesehatan mental yg sangat blak-blakan, dan ketimpangan sosial pada tengah warga , Joker ditakuti dapat memicu aksi kejahatan & kerusuhan.
Meskipun begitu, film ini berhasil meraih pendapatan hingga US$ 1 miliar dan menjadi satu-satunya film menggunakan rating R yg mampu meraih prestasi tadi.
4. It Chapter dua

Tahun 2017 adalah tahun di mana reboot horor klasik, IT, ditayangkan di bioskop. Film ini dikerjakan menggunakan sangat apik dan cukup bikin trauma menontonnya.
Di tahun 2019 ini, sekuel berjudul IT Chapter 2 dirilis ke bioskop. Meskipun dipuji lantaran berani menambahkan ide-inspirasi segar, film ini jua dikritik habis-habisan.
Jumpscare repetitif dan cerita yang lebih soft menurut sebelumnya bikin film ini dianggap gagal oleh banyak orang. Pendapatannya pun nggak sebanyak film sebelumnya.
lima. Terminator: Dark Fate

Di satu sisi, Terminator: Dark Fate dianggap sebagai film Terminator terbaik sesudah Terminator tiga. Film ini dibintangi aktor asli Terminator pertama, yakni Arnold Schwarzenegger dan Linda Hamilton.
Banyak yg menilai jikalau film ini berhasil menghidupkan balik franchise yang sudah usang meninggal. Namun poly juga yang bilang bila plot film ini dipaksakan banget.
Film ini rugi US$130 juta lantaran pendapatannya nggak mampu menutup pengeluaran. Kayaknya, sih, penonton sudah nggak peduli lagi dengan franchise satu ini.
6. Dua Garis Biru

Kalau berdasarkan tadi Jaka telah membahas film Hollywood, kini saatnya Jaka membahas film Indonesia, geng. Yang pertama adalah Dua Garis Biru yg dibintangi oleh Adhisty Zara & Angga Yunanda.
Menceritakan kisah dua pasang remaja yg wajib bertanggung jawab atas perbuatan mereka sehabis si cewek hamil di luar nikah.
Meskipun mempunyai pesan moral yang indah, banyak pihak yang menduga jika film ini mempromosikan pergaulan bebas. Padahal, film ini justru mengajarkan mengenai konsekuensi & tanggung jawab.
7. Kucumbu Tubuh Indahku

Yang terakhir dalam daftar ini pula adalah film berasal Indonesia. Film berjudul Kucumbu Tubuh Indahku ini indah banget hingga-sampai memborong Piala Citra di FFI 2019 kemarin.
Diangkat menurut kisah konkret, film ini menceritakan kisah seseorang penari lengger bernama Rianto yg tumbuh dewasa & mengeksplorasi seksualitasnya.
Film menggunakan akting luar biasa & cerita yg sarat makna ini sayangnya ditolak banyak orang lantaran dianggap mengglorifikasikan LGBT yg dianggap tabu sang masyarakat Indonesia.
Ironisnya, film yang nggak boleh tayang di bioskop Indonesia ini malah memenangkan poly Piala Citra dan jua jadi wakil Indonesia dalam festival film terbesar global, Academy Awards.
Akhir Kata
Demikian artikel Jaka mengenai 7 film rilisan tahun 2019 yg kontroversial hingga membagi penikmat film menjadi dua kubu yg antagonis.
Sampai jumpa lagi di artikel menarik Jaka lainnya ya, geng!
Comments
Post a Comment