5 Startup Terkenal yang Sedang Diambang Kebangkrutan Habis Modal?
Kesuksesan dari sebuah startup atau individu pada balik startup tadi sering kali dijadikan virtual oleh poly orang yang.
Penghasilan milyaran dolar, ketenaran, & imbas yg besar kerap kali disandingkan menggunakan startup terkenal yang berhasil menarik banyak funding buat ide mereka.
Ternyata poly juga startup yg sudah menerima kucuran dana cukup poly yang akhirnya harus rela buat rol tikar.
lima Startup yang Mentereng yg Menemui Kegagalan
Cerita kesulitan dari perusahaan teknologi ini seringkali kali tertutupi sang cerita sukses mereka & poly orang bahkan tidak tahu menahu mengenai kesulitan itu.
Perusahaan di list ini hingga wajib memecat sebagian akbar karyawan mereka, dan menutup tempat kerja cabang di berbagai loka bahkan ada yang harus rela aset mereka dilikuidasi.
Apa saja sih startup yang gagal pada meraih kecuksesan meskipun telah menerima dana besar ? Berikut warta selengkapnya.
1. CloudMine
Startup yang satu ini sebenarnya sudah cukup baik dalam mendapatkan asal dana dari beberapa investor ternama.
Sayangnya, startup yang serius dalam pengelolaan data untuk industri kesehatan ini nir sanggup buat menutup porto operasionalnya menurut dana yg didapatkan.
CloudMine harus rela semua asetnya buat dilikuidasi lantaran tidak sanggup buat membayar kewajibannya kepada pihak yang meminjamkan dana.
Industri kesehatan menerapkan proses yg lebih rumit ketimbang dengan industri umumnya, & butuh dana yg besar buat sebuah perusahaan teknologi jika ingin berinovasi pada sektor ini.
dua. WeWork
Sumber foto: timesofisrael.ComWeWork merupakan sebuah startup yang berusaha buat mengubah pola pandang kebanyakan orang tentang lingkungan kerja.
Startup ini menyewakan loka kerja bagi perusahaan atau individu menggunakan konsep tata ruang yang nyaman & jauh dari kesan kaku seperti kantor kebanyakan.
Sayangnya, proses IPO yang diimpikan sang perusahaan ini gagal menaruh hasil yang diinginkan. Nilai saham startup yg satu ini merosot jauh berdasarkan yg dibutuhkan.
Adam Neumann sebagai pendiri berdasarkan startup ini pun harus rela tersingkir menurut posisinya sebagai CEO perusahaan ini karena kegagalan ini.
3. Juicero
Sumber foto: youtube.ComStartup yang satu ini serius pada pengembangan smart juicer yang dapat menciptakan juz butir segar dengan desain yg mewah dan fturistik.
Juicero memulai buat mencari dana buat inovasinya ini pada tahun 2014, & pada prosesnya Juicero berhasil mengumpulkan dana sampai 120 juta USD atau kurang lebih Rp1,6 triliun.
Juicero dalam akhirnya wajib gagal karena produk hasil penemuan mereka ini dievaluasi jelek pada hal kualitas dan tidak seperti inovasi yang mereka gembor-gemborkan di awal.
Juicero sering kali mengkategorikan sebagai kegagalan paling memalukan yang terjadi pada ekosistem startup di Sillicon Valley.
4. Blogger
Sumber foto: youtube.ComBlogger adalah sebuah platform protesis Evan Williams yg memungkinkan banyak orang buat membuat blog mereka sendiri menggunakan gampang.
Platform ini sempat digandrungi & membuat Evan berhasil mengumpulkan dana & membiayai operasional platform ini.
Sayangnya, pada tahun 2000 Blogger mengalami perkara finansial serius yang mengharuskan mereka buat merumahkan semua karyawannya.
Evan bahkan harus bekerja seseorang diri buat menciptakan Blogger tetap hayati dan nir mendapat uang sepeserpun.
Blogger pada akhirnya wajib rela buat diakuisisi sang Google buat mampu tetap mempertahankan operasionalnya.
5. Kahuna
Sumber foto: bizjournal.ComStartup yg satu ini berfokus pada pengembangan aplikasi mobile menggunakan menggunakan teknologi AI yg mampu dikustomisasi sang para pelanggannya.
Kahuna didirikan pada tahun 2012 & berhasil menerima kucuran dana menggunakan besaran yg relatif banyak hingga mencapai 58 juta USD atau sekitar Rp798 miliar.
Kahuna perlahan menutup bisnisnya dalam tahun 2019 dan website kemudian tidak dapat diakses dalam bulan Mei 2019.
Banyak spekulasi tentang kebankrutan dari startup yg satu ini dikarenakan startup ini nir membeberkan alasan kebankrutan mereka kepada khalayak generik.
Akhir Kata
Itu dia 5 startup yg pada akhirnya wajib rela buat rol tikar padahal sudah menerima kucuran dana yang relatif poly.
Kesuksesan dari poly startup acapkali kali terlihat seperti one night success, namun dalam faktanya poly juga yg harus gagal dan rela tidak beroperasi lagi.
Startup di list ini cuma sebagian kecil cerita dari sekian poly startup yg dalam akhirnya harus mengalami kegagalan akbar sesudah berdiri sekian lama .
Comments
Post a Comment