7 Film yang Dibenci Kritikus Tapi Dicintai Penonton Rating Gak Penting?
Dalam global perfilman, terdapat 2 indikator yang menandakan kesuksesan sebuah film. Yang pertama merupakan pendapatan, dan yg kedua adalah review.
Meskipun sama-sama krusial, tetapi review film merupakan yang menjadi prioritas. Pasalnya, review yg baik bakal membawa film tersebut memenangkan Oscar.
Sayangnya, evaluasi kritikus terkadang begitu kejam sampai-hingga terdapat beberapa film yang bahkan menerima rating 0% di situs Rotten Tomatoes.
> DAFTAR ISI
- Film yang Dibenci Kritikus Tapi Dicintai Penonton
- RoboCop (2014)
- The Accountant (2016)
- Bad Boys II (2003)
- Step Brothers (2008)
- Minions (2015)
- Grown Ups (2010)
- Venom (2018)
7 Film yg Dibenci Kritikus Tapi Dicintai Penonton
Kendati demikian, ada beberapa film yang justru dicintai sang banyak orang meskipun nggak menerima review yang baik.
Wajar, sih, soalnya nggak seluruh orang mampu melihat sebuah film berdasarkan kacamata yang sama. Tentu penilaian setiap orang bhineka.
Kalau kalian penasaran pengen tahu, langsung saja simak artikel berikut adalah ya, geng!
1. RoboCop (2014)

RoboCop adalah sebuah film Sci-Fi Action reboot berdasarkan film berjudul sama yang rilis dalam tahun 1987 silam.
Mengusung cerita yang hampir sama, sayangnya versi tahun 2014 dibuat buat kalangan seluruh umur & menghilangkan kekerasan yang menjadi daya jual film orisinalnya.
Meskipun begitu, para fans nggak begitu peduli menggunakan evaluasi para kritikus. Toh, film ini masih relatif sukses di Box Office, kok.
2. The Accountant (2016)

The Accountant merupakan sebuah film action thriller rilisan tahun 2016 yang dibintangi sang aktor Ben Affleck.
Para kritikus menilai film ini menjadi film thriller yang minim ketegangan. Nggak heran bila film ini menerima rating yang medioker.
Tetapi, penonton berpikiran kebalikannya. Setelah sebelumnya kecewa menggunakan akting Affleck di film Batman v Superman, Affleck sanggup mengambarkan bahwa dia aktor top dalam film ini.
tiga. Bad Boys II (2003)

Bad Boys II merupakan sebuah film action comedy yg dibintangi sang Will Smith & Martin Lawrence.
Para kritikus menaruh review yang relatif kejam pada film yang disutradarai oleh Michael Bay ini menggunakan menganggap film ini cuma disukai sang penonton yg nggak punya otak.
Padahal, penonton senang banget sama film ini. Buktinya, film ini sukses menelurkan sekuel berjudul Bad Boys for Life yang berjarak 17 tahun berdasarkan film sebelumnya.
4. Step Brothers (2008)

Step Brothers adalah film komedi yang sangat populer. Film yang dibintangi sang Will Ferrell ini memiliki lawakan yang relatif "nakal".
Meskipun begitu, lawak yg ditawarkan sang film ini dievaluasi kritikus terlalu hiperbola & kasar.
Namun, penonton nggak peduli, geng. Film ini justru laris banget & bahkan menjadi film Will Ferrell paling sukses ketika itu.
lima. Minions (2015)

Ketika kritikus menyaksikan film anak-anak, seharusnya mereka dapat menyaksikannya menggunakan kacamata anak-anak.
Sayangnya, para kritikus menyaksikan film ini menggunakan perspektif orang dewasa. Otomatis, mereka menduga film Minions kolot.
Nggak peduli apa kata kritikus, film ini justru sangat disukai anak-anak. Bahkan, film ini menjadi film animasi non Disney menggunakan pendapatan terbesar sepanjang masa.
6. Grown Ups (2010)

Kritikus sangat membenci film Grown Ups yg dibintangi oleh Adam Sandler. Mereka berkata kalau film ini jauh lebih buruk dari trailer-nya.
Meskipun begitu, para penggemar sangat menyukai film komedi ini dengan lelucon kocak dan joroknya.
Film ini berhasil meraih pendapatan kotor sebanyak US$ 270 juta & berhasil menelurkan sebuah sekuel.
7. Venom (2018)

Siapa, sih, yang nggak kenal menggunakan sosok antihero menurut Marvel satu ini. Muncul pertama kali di film Spider-Man tiga, Venom pribadi merebut hati penonton.
Pada tahun 2018, akhirnya karakter Venom dibuat film standalone-nya. Sayangnya, kritikus menganggap film ini menjadi galat satu film superhero terburuk sepanjang masa.
Tetapi, penonton nggak berpikir demikian. Mereka justru sangat menyukai akting Tom Hardy dan elemen komedi yg ditampilkan pada film.
Akhir Kata
Meskipun nggak mendapatkan kebanggaan berdasarkan para kritikus, nyatanya ke 7 film ini tetap berhasil mendapatkan jumlah penonton yang besar .
Sampai jumpa lagi pada artikel menarik Jaka berikutnya! Jangan lupa tinggalkan jejak berupa komentar di kolom yang sudah tersedia.
Comments
Post a Comment